"Bahwa sesungguhnya, kemerdekaan bermimpi itu adalah hak semua manusia,... " dikutip dari pembukaan UUD 1945, (tapi, aku plesetin dikit, hehehehe.. tidak ada maksud jelek, hanya terinspirasi dari kata-katanya yang indah, dan sarat makna :D).
Pada dasarnya, setiap manusia dibekali Tuhan dengan otak yang penuh berisi keinginan, harapan, dan cita-cita. Dan sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna, kita wajib bersyukur dengan apa yang kita miliki, termasuk cita-cita kita.
Kalau boleh mendefinisikan, cita-cita dan harapan, selalu dimulai dengan sebuah gambaran indah di pikiran kita. Dan aku menyebut gambaran indah itu sebagai mimpi. Karena aku juga memilikinya, malah, aku sangat merawatnya dengan baik. Dan mimpi itu tidak pernah berubah menjadi lain, dari SD, sampai aku jadi sebesar ini, dan mengenal dunia yang sangat sibuk dan menyita waktu, bernama "PEKERJAAN".
Aku selalu mengagumi film, novel, komik, dan cerita bersambung di majalah. Bagiku, mereka semua sangat istimewa, mereka semua mengandung sebuah hasil pemikiran manusia yang begitu fantastis, yang hanya bisa dimiliki oleh penulisnya, tetapi, bisa mengajak pembaca masuk dan menjadi pengunjung yang baik di dunia yang diciptakan penulis dalam semua media tersebut.
Ada banyak hasil pemikiran manusia di dunia, seperti penemuan-penemuan besar para ilmuwan. Tapi, aku terlalu tertarik dengan dunia tulisan dan fiksi, serta sejarah. Dan di otakku, tak henti-hentinya berputar, gambaran sebuah cerita kehidupan baru.
Terkadang, aku bingung, bagaimana caranya mengeluarkan gambaran itu. Akhirnya, aku mencoba menuliskannya. Jelas sekali gambaran itu, sehingga bisa dengan mudah kuproyeksikan dalam bentuk tulisan tangan.
Tetapi, sekali lagi, dunia PEKERJAAN, telah membuatku sanggup berpaling dari mimpiku yang menyenangkan. Walau tidak sepenuhnya, dunia PEKERJAAN sedikit banyak, menyumbangkan rasa lelah dan malas untuk menulis lagi. Dan, imajinasiku kembali terkubur dalam pikiran terdalam.
Sobat................ terkadang aku merasa, aku tidak akan pernah bisa menumpahkan imajinasiku, dan hanya menjadi penonton sebuah film, dan pembaca novel yang setia. Berharap, bisa menerbitkan novel dan filmku sendiri, dan melihat orang lain bertepuk untukku. Tapi, kita tidak sepenuhnya hidup dalam alam mimpi, masih ada dunia lain yang mendampinginya, dunia REALITA.
Sekarang, aku berkesempatan lagi menulis di blog ini. Blog yang baru saja kuciptakan. Aku selalu berdo'a, mimpiku yang lain, menjadi penulis, atau sutradara, akan bisa tercipta seperti blog ini. AMINNN......
"Jangan Berhenti Mewarnai, Jutaan Mimpi Di Bumi"... Potongan Lirik Laskar Pelangi, Nidji (Lagu yang sangat inspiratif, aku selalu menangis mendengarnya).
Maju Terus Para Mimpi,,, Jadikan Ia Nyata Dalam Hidupmu, karena mimpi, adalah awal dari segala kesuksesan yang akan menanti kita.... (senyum lebar dari saya, ^_________^)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar